11 Februari 2020 11:19:49
Ditulis oleh Admin

Berharap Panen Padi Melimpah, Masyarakat Desa Sembungrejo Gelar Tradisi Koleman

Ratusan warga Desa Sembungrejo berbondong – bondong membawa tumpeng ke sawah. Mereka sangat antusias mengikuti tradisi Koleman yang digelar Pemerintah Desa Sembungrejo di Sawah (Bengkok) kepala Desa Hari Jum’at (31/01) pagi.

Tradisi yang sudah belasan tahun menghilang ini, kembali digalakkan salah satunya sebagai wujud pelestarian budaya. Koleman (tingkepan padi)  merupakan bentuk rasa syukur para petani kepada Allah SWT agar diberikan panen padi yang melimpah dan berkah.

Sembungrejo adalah salah satu desa Agraris di kecamatan Merakurak, yang mana mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Namun mirisnya beberapa tahun belakangan ini, pertanian di desa sembungrejo seakan terpuruk. Hama yang menyerang dan gagal panen seakan menghantui para petani.

“dasar dari kegiatan koleman ini sebenarnya berawal dari pertanian di Desa Sembungrejo yang sering kena hama dan gagal panen. Lalu kita istilahnya bertabayyun bersama petani dan tokoh masyarakat. Dan akhirnya kita sepakat mengadakan tradisi koleman namun dikemas secara islami’. Tutur Khafidz, Kepala Desa Sembungrejo.

Tidak hanya dihadiri oleh pemerintah desa dan masyarakat, namun Pendamping Penyuluh Pertanian (PPL) juga ikut berpartisipasi dalam acara ini. Diawali dengan sambutan Kepala Desa, warga dengan tertib mengikuti acara demi acara.

Dalam ceramahnya Kyai Ridwan mengatakan “Kegiatan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah, agar apasaja yang kita lakukan diridhoi oleh Allah. Terutama padi kita terbebas dari hama dan diberikan panen yang melimpah”.

Tradisi pembacaan Rotibul Haddad dan Surat Al Waqi’ah diikuti warga yang hadir. Terlihat mereka khusuk melafadzkan do’a, mengharap ridho Allah atas padi yang mereka tanam. Kegiatan ini akan rutin diselenggarakan di Desa Sembungrejo dan diprediksi akan diikuti oleh lebih banyak masyarakat. (NA/SBRJ).

 



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus